Ngawi,Grafikanews.com - Mengusung semangat pembaruan, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Ngawi sukses menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) XII di Kampus IAI Ngawi pada Minggu (18/10/2026).
Mengangkat tema “Reformulasi Gerakan, Akselerasi Kaderisasi”, forum ini menjadi ajang krusial untuk mempertegas arah pergerakan sekaligus menggenjot kualitas kaderisasi organisasi ke depan.
Lebih dari sekadar agenda tahunan dan suksesi kepemimpinan, RTK XII berdiri sebagai panggung demokrasi penuh vitalitas. Di sanalah para kader melebur untuk mengevaluasi capaian kepengurusan, membedah laporan pertanggungjawaban, hingga melahirkan rumusan strategis demi keberlanjutan PMII Komisariat IAI Ngawi.
Ketua Komisariat PMII IAI Ngawi, Imam Ali Mushthofa menegaskan bahwa RTK adalah momen titik balik untuk berbenah. Menurutnya, kepengurusan mendatang harus berani menjawab tantangan zaman melalui konsolidasi yang solid dan pergerakan yang nyata.
“Harapan saya, kepengurusan ke depan mampu membawa PMII IAI Ngawi menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan konsisten dalam menjalankan kaderisasi. Siapa pun yang terpilih harus siap mengemban amanah, menjaga nilai-nilai PMII, serta menjadikan kritik dan evaluasi sebagai bagian dari proses pendewasaan organisasi,” tegas Imam.
Tolak ukur keberhasilan PMII tak sebatas pada deretan program kerja yang terlaksana, melainkan pada bobot kualitas kader serta dampak nyata gerakan bagi mahasiswa dan masyarakat. Tradisi intelektual, pola kaderisasi berkelanjutan, dan solidaritas lintas kader menjadi fondasi utama yang wajib dijaga.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua Badan Pekerja RTK (BPRTK) XII, Khoirul Anam, menekankan pentingnya menjaga iklim musyawarah selama forum berlangsung.
“Melalui tema Reformulasi Gerakan, Akselerasi Kaderisasi, kami berharap forum ini mampu melahirkan gagasan progresif dan memperkuat arah gerakan PMII IAI Ngawi ke depan,” tutur Khoirul Anam.
Berpijak pada pilar Taqwa, Intelektual, dan Profesional, momentum ini menjadi titik pijak bagi seluruh kader untuk memperkuat komitmen, menjadikan PMII sebagai ruang berproses, serta terus berdaya guna bagi umat, bangsa, dan negara.(Sal)




Gelar Simulasi Lintas Sektor, BPBD NTB P...
Gelar Visitasi Tahap II, RSUD Lombok Uta...
Atasi Kekeringan, BPBD Lombok Utara Salu...