KOTA MADIUN, Grafikanews.com - Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Madiun Tahun Anggaran 2027 resmi bergulir. Bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kota Madiun, proses pembahasan kini memasuki tahapan krusial, yakni penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Selasa (3/11/2026).
Dalam sidang paripurna tersebut, setiap fraksi di DPRD Kota Madiun menyampaikan catatan serta masukan strategis. Gaya penyampaian fraksi cukup beragam; beberapa fraksi memaparkan pandangannya secara komprehensif dan mendalam, sementara sebagian lainnya memilih menyampaikan poin-poin krusial secara lugas.
Wakil Ketua I DPRD Kota Madiun sekaligus Pimpinan Rapat, Istono, menegaskan bahwa perbedaan metode penyampaian tersebut merupakan hal yang wajar dalam dinamika berdemokrasi.
"Semuanya benar dan sah-sah saja secara tata tertib. Yang terpenting, seluruh jalannya persidangan diikuti secara khidmat dan penuh tanggung jawab oleh para peserta hingga akhir," ungkap Istono.
Dia menjelaskan, usai tahap pemandangan umum ini, DPRD akan melangkah ke babak selanjutnya, yakni pembahasan intensif antara komisi-komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, sebelum berlanjut ke Badan Anggaran (Banggar) hingga tahap finalisasi.
"Dari hasil akhir ini nanti akan kembali digelar dalam rapat paripurna yaitu mendengarkan jawaban wali kota. Hari berikutnya dilanjutkan dengan pendapat akhir fraksi-fraksi," imbuhnya.
DPRD Kota Madiun optimistis pengesahan APBD 2027 dapat dituntaskan tepat waktu. Menurut Istono, jadwal perjalanan pembahasan anggaran yang berjalan saat ini masih sangat aman dan sesuai dengan koridor regulasi perencanaan anggaran daerah.
"Menurut perhitungan kami, APBD 2027 Pemkot Madiun ini tidak masuk dalam kategori terlambat didalam penetapannya, bahkan selesai lebih awal," pungkasnya. (Pha)




Dubes Australia dan Gubernur NTB Luncurk...
Perkuat Layanan Bantuan Hukum, Kemenkum ...
Gandeng Bale Mediasi Sumbawa, Kemenkum N...