Lombok Utara, Grafikanews.com – RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) baru saja menerima undangan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berkaitan dengan persiapan pelaksanaan kegiatan Monthly Interim Cohort Analysis atau disingkat MICA untuk kasus Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) pada tahun 2026.
Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dan provinsi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperbaiki sistem pelaporan kasus Tuberkulosis Resistan Obat di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Direktur Utama RSUD Kabupaten Lombok Utara, drg. Nova Budiharjo, dalam keterangannya menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini memerlukan dukungan penuh serta koordinasi yang baik dan erat dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayahnya.
Hal ini sangat penting untuk memastikan agar proses pelaksanaan analisis kohort bulanan dapat berjalan dengan lancar, terutama dalam hal evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan yang diberikan dan ketepatan pelaporan data pasien TBC Resistan Obat.
"Persiapan penunjukan perwakilan dari setiap unit terkait serta ketersediaan tempat pelaksanaan kegiatan yang memadai sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dan ditetapkan bersama, merupakan langkah awal yang sangat penting dan menentukan dalam mendukung keberhasilan program ini secara keseluruhan," ungkap drg. Nova Budiharjo, selasa (13/10).
Lebih jauh, drg. Nova juga menegaskan komitmen penuh pihak rumah sakit dalam mendukung program pengendalian penyakit tuberkulosis ini.
"RSUD Kabupaten Lombok Utara akan terus berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya program pengendalian tuberkulosis melalui sinergi yang kuat dan koordinasi yang terjalin dengan baik bersama Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat serta seluruh pemangku kepentingan yang terkait," tambahnya.
Diharapkan dari berbagai upaya yang dilakukan bersama ini, mutu pelayanan kesehatan bagi penderita TBC Resistan Obat dapat semakin diperkuat dan ditingkatkan, akurasi serta ketepatan waktu pelaporan data penyakit ini semakin baik, dan pada akhirnya dapat mendukung upaya penanggulangan TBC Resistan Obat yang lebih efektif dan berkelanjutan.
"Semua ini dilakukan demi terwujudnya masyarakat Lombok Utara yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera di masa mendatang,"tandasnya.(Eza)




Kantah Lombok Tengah Serahkan 84 Sertipi...
Jalin Sinergi Layanan CPMI, RS Mutiara S...
Kejar Target Kunjungan Wisatawan, Dispar...