KOTA MADIUN, Grafikanews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional menyusul maraknya aksi pembakaran sampah, ilalang, hingga sisa panen di sekitar jalur kereta api (KA). Langkah tegas ini diambil demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan armada KA.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengimbau masyarakat untuk memformat ulang kebiasaan membersihkan lahan dengan cara dibakar, terlebih saat musim kemarau dan angin kencang. Kebakaran di sekitar rel dinilai berpotensi tinggi memicu gangguan serius hingga bahaya fatal.
"Keselamatan adalah urat nadi dari seluruh operasional KAI. Pembakaran jerami, lahan, atau sampah di dekat jalur rel sangat berbahaya karena angin kencang dapat merembetkan api ke ruang manfaat jalur KA dalam hitungan detik," ujarnya. Rabu (16/9/2026).
Peringatan tersebut menyusul dua insiden gangguan perjalanan KA akibat kobaran api dan asap tebal dalam sepekan terakhir di wilayah Daop 7 Madiun, Petak Stasiun Bagor-Saradan (km 134+400) dan Petak Stasiun Kras-Ngadiluwih (km 172+2/3).
Tohari menegaskan sesuai standar operasional prosedur, masinis wajib mengurangi kecepatan atau melakukan BLB jika pandangan terhalang kepulan asap tebal maupun ancaman api. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan secara real-time ke Pusat Pengendali Perjalanan KA (Pusdal) untuk diteruskan ke unit pengamanan serta kereta api lain yang akan melintas.
Ancaman tidak hanya menyasar visibilitas masinis, tetapi juga berisiko tinggi menyambar bagian lokomotif, kereta penumpang, hingga KA barang berpemuatan material berbahaya.
Sebagai bentuk penanganan di lapangan, KAI Daop 7 Madiun kini menggencarkan patroli di titik rawan, menyiagakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di pos penjagaan, dan bersosialisasi langsung ke kelompok tani sekitar rel.
Pihak KAI juga menegaskan tidak segan menempuh jalur hukum sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian bagi siapa saja yang secara sengaja melakukan aktivitas yang membahayakan perjalanan kereta api. (Pha)




Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Te...
PLN Pastikan Keandalan Listrik MotoGP Ma...
MotoGP Mandalika 2026, SDM Lokal Menduni...