Ditengah Kemodernisasian, Dusun Adat Beleq Gumantar Konsisten Pertahankan Tradisi Nenek Moyang

(Foto Sirawan, Gaet Desa Gumantar dan Wisatawan)

GrafikaNews.com - Dusun Beleq Gumantar, sebuah dusun adat yang berada di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupeten Lombok Utara masih sangat konsisten mempertahankan tradisi di tengah kemodernisasian zaman. 

Dusun yang dapat ditempuh sekitar 2 jam dari pusat Kota Mataram ini mempunyai 5 area yang menjadi icon wisatanya: area penghulu, area pemekel (informan), area raden, area mangku dan area turun. Di setiap area masing-masing mempunyai satu pemimpin. Hal ini dijelaskan Sirawan, pemandu wisata di Dusun Beleq Gumantar, Jum'at (8/1). 

Pada setiap areanya, kata Sirawan mempunyai kegunaan tersendiri, antara lain:
- Area penghulu dikhususkan untuk tempat tinggal para pemimpin adat dan keluarganya.
- Area Pemekel dihuni oleh para informan dan keturunannya. 
- Area Raden yang diisi oleh anak-anak.
- Area Mangku diisi oleh para hakim dari desa adat beserta keluarganya.
- Area turun digunakan sebagai tempat acara adat. 

Dijelaskan Sirawan bahwa wisatawan yang masuk ke rumah adat, tidak boleh membawa kamera atau mengambil gambar, karena terdapat tempat terlarang yang tak bisa dimasuki oleh wisatawan, kecuali ketika acara adat.
“Kalau masuk ke rumah adat, tidak diizinkan bawa kamera, dan disini ada dua area yang dilarang dimasuki oleh orang luar yaitu area penghulu dan pemangku. Tapi selain dua area itu bisa,” jelas Sirawan. 

"Dusun Adat Beleq Gumantar mulai ramai dikunjungi wisatawan dari tahun 2014. Namun di tahun ini, semenjak pandemi Covid-19 melanda, pengunjung mulai sepi," ungkapnya. 

Menurut Sirawan, Pemasukan utama masyarakat Dusun Beleq Gumantar adalah berkebun menanam kakao, jagung, kopi dan cengkeh. Untuk wisata adat sendiri merupakan poin tambahan pemasukan bagi masyarakat setempat. “Bagi kami, wisata adalah poin tambahan saja, pekerjaan kami tetap berladang di kebun,” jelas Sirawan. 

Sedangkan Solihin, salah seorang wisatawan  menyatakan kekagumannya dengan masyarakat Dusun Adat Beleq Gumantar yang masih mempertahankan tradisi di tengah-tengah modernisasi zaman. 

“Keren banget, mereka masih mempertahankan kearifan mereka dan masih tetap bercocok tanam walaupun sudah menjadi daerah wisata,” ungkap Solihin. (hyn)

Leave a Reply