Berugak Pemuda 2026: Pemprov NTB dan BASAibu Wiki Wujudkan Ruang Setara dan Aksi Nyata Generasi Muda

Koordinator BASAibu Wiki-NTB, Walissa Tanaya Pramanasari, M.A.

Mataram, Grafikanews.com – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si., menyoroti pentingnya nilai filosofis di balik kearifan lokal 'Berugaq'. Menurutnya, tempat ini bukan sekadar ruang bersantai, melainkan wadah berhimpun dan bertukar pikiran guna merumuskan langkah masa depan yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Dr. Fathul Gani saat membuka konferensi Berugak Pemuda 2026 yang digelar di Ruang Melati, Lombok Garden Hotel, pada Selasa (6/10/2026). Ia berharap gerakan pemuda ini mendapat dukungan penuh, tak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari seluruh elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan yang sama turut disuarakan oleh Koordinator BASAibu Wiki-NTB, Walissa Tanaya Pramanasari, M.A. Wanita yang akrab disapa Naya ini menegaskan bahwa Berugak Pemuda adalah ruang musyawarah yang setara bagi seluruh anak muda.

Berugak Pemuda 2026: Pemprov NTB dan BASAibu Wiki Wujudkan Ruang Setara dan Aksi Nyata Generasi Muda

"Ini adalah momen berharga di mana pemuda dari Mataram, Lombok, hingga Sumbawa berkumpul dalam satu ruang, yaitu Berugak Pemuda 2026," ujar Naya.

Forum ini meruntuhkan sekat status sosial dan hierarki agar pemuda dapat berdialog secara inklusif.

Melalui forum lintas generasi ini, pemuda diharapkan tidak sungkan dalam menyampaikan gagasan-gagasan kritisnya. Di sisi lain, Naya juga berharap pemerintah mendengarkan dengan tulus dan mempertimbangkan setiap aspirasi yang disuarakan.

Tercatat, sejak dimulai pada September 2025, inisiatif Berugak Pemuda telah berhasil menghimpun lebih dari 1.000 opini anak muda untuk diubah menjadi aksi nyata.

Program-program tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama: Wikithon Buaq Ate untuk pencegahan pernikahan anak, Wikithon Begumi yang berfokus pada ekowisata dan pariwisata berkelanjutan, serta Wikithon Aksara untuk peningkatan literasi.

Kolaborasi lintas sektor ini terbukti membuahkan hasil positif. Naya mencontohkan sinergi bersama Geopark Rinjani yang sukses mendampingi pemuda merancang paket wisata hijau yang terarah, efektif, dan menyejahterakan masyarakat sekitar.

Pada pelaksanaan Berugak Pemuda 2026 ini, arus diskusi diprediksi akan mengerucut pada tiga isu krusial: pendidikan, kesejahteraan, serta pencegahan kekerasan seksual. Isu prioritas yang disepakati akan kembali dikembangkan melalui program Wikithon sepanjang tahun 2026 hingga 2027.

"Di Berugak Pemuda 2026 ini, kita akan kembali merumuskan isu strategis dan mencari solusi bersama. Suara kalian adalah bagian dari arah masa depan NTB, karena pemuda adalah mitra terkuat pembangunan," tegas Naya.

Lebih jauh, platform BASAibu Wiki ditargetkan menjadi pelindung utama eksistensi bahasa daerah seperti bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo di ruang digital. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam melestarikan identitas dan cara berpikir warisan leluhur.

Konferensi ini mengusung lima tujuan utama yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fokus utamanya mencakup pelibatan pemuda dalam partisipasi publik, penyediaan ruang dialog inklusif, serta kolaborasi merespons isu publik melalui platform digital berbahasa daerah.

Hasil yang diharapkan dari pertemuan ini adalah lahirnya rekomendasi isu strategis sebagai fondasi kolaborasi bersama pemerintah. Diharapkan pula terwujudnya kesepakatan aksi kolektif dan terbentuknya jejaring pemuda NTB yang berkelanjutan.

Berugak Pemuda 2026: Pemprov NTB dan BASAibu Wiki Wujudkan Ruang Setara dan Aksi Nyata Generasi Muda

Menyikapi inisiatif tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menyambut dengan sangat antusias. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., menilai kolaborasi ini sebagai panggung kemajuan bagi hampir 1,4 juta pemuda NTB di tahun 2026.

"Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini sebagai panggung bagi para pemuda untuk terus maju," sebut sosok yang akrab disapa Ajik ini.

Aspirasi yang terkumpul nantinya akan menjadi rujukan strategis bagi Bappeda dan instansi terkait dalam merumuskan kebijakan daerah.

Sebagai wujud dukungan, pemerintah terus memperbanyak program pelatihan dan apresiasi, salah satunya melalui ajang Pemuda Pelopor Desa di delapan kabupaten se-NTB.

"Puncak acara anugerah pemuda pelopor ini direncanakan akan dipusatkan di Sumbawa pada akhir tahun guna menciptakan pemerataan dan keadilan bagi para pemenang dari seluruh wilayah Lombok dan Sumbawa, serta diharapkan dapat dihadiri langsung oleh pak Gubernur atau ibu Wagub," terang Tarmidzi.

Meski demikian, Tarmidzi juga mengingatkan tentang tantangan serius yang masih membayangi generasi muda NTB, yakni tingginya angka pernikahan anak (merarik kodek) serta ancaman bahaya narkoba. Saat ini, wilayah Lombok berstatus zona kuning, sedangkan Pulau Sumbawa berada di zona merah narkoba.

Guna menanggulangi ancaman berlapis tersebut, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BNN Provinsi NTB dan Densus 88.

Sosialisasi komprehensif terkait anti-narkoba, anti-terorisme, dan anti-anarkisme yang telah berjalan di sembilan sekolah kini akan terus diperluas secara masif ke berbagai wilayah di Lombok dan Sumbawa. [Red]

Tags: