Polres Semarang Antisipasi Konvoi Kelulusan Siswa SMA/SMK

SEMARANG, Grafikanews.com - Mengantisipasi arak-arakan atau konvoi kendaraan di Jalan Raya sebagai euforia perayaan kelulusan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Semarang, Kepolisian Polres Semarang menerjunkan personelnya untuk berjaga-jaga. Jajaran Polres Semarang sambangi dan lakukan pengamanan di Sekolah-Sekolah serta berpatroli hingga ke tempat-tempat Wisata, Jumat (03/06/2022).

"Kami laksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di Sekolah- Sekolah maupun lokasi wisata yang menjadi tempat perayaan kelulusan anak anak SMA/SMK." kata Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika. 

Menurut Kapolres, dalam konvoi perayaan kelulusan, para pelajar biasanya tidak menghiraukan safety riding, seperti tidak memakai helm, berboncengan bertiga, menggeber gas motor dan tidak melengkapi kendaraan dengan surat kendaraan atau dokumen resmi.

"Kita antisipasi betul sebab kelulusan pelajar SMA/SMK lebih rentan gesekan dan tawuran daripada pengumuman kelulusan anak SD maupun SMP. Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan Sekolah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," tutur Kapolres.

Meskipun pengumuman kelulusan hanya dihadiri oleh para orang tua siswa yang mengambil hasil pengumuman di tiap tiap Sekolahan. Namun jajaran Polres Semarang tetap melakukan langkah antisipasi adanya euforia perayaan kelulusan.

"Para Bhabinkamtibmas di tiap Polsek melaksanakan pengamanan tertutup di Sekolahan yang berada di tiap wilayah binaannya. Petugas juga melaksanakan patroli lokasi wisata maupun lokasi strategis yang menjadi tempat berkumpul anak anak SMA/SMK merayakan kelulusan." imbuh Kapolres.

Wilayah Kabupaten Semarang dinilai rawan gesekan antar pelajar dari Sekolah di wilayah lain, karena merupakan Daerah lintasan ke beberapa Kota/Kabupaten lain. Oleh karena itu, Petugas akan disiagakan di sejumlah pintu masuk ke Kabupaten Semarang. Seperti di Taman Serasi, yang menjadi pintu masuk dari kota Semarang. Terminal Bawen, pintu masuk dari Salatiga dan di Jambu, yang menjadi pintu masuk dari Magelang dan Temanggung.

"Petugas akan membubarkan pelajar yang nekat melakukan konvoi kendaraan atau aksi lain yang mengganggu ketertiban masyarakat umum, saat perayaan kelulusan," tegas Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada para orangtua siswa maupun pihak Sekolahan untuk mengawasi dan mengimbau anak anak maupun muridnya agar perayaan kelulusan dilakukan dengan cara-cara yang santun. Dan tidak melakukan perayaan kelulusan secara berlebihan yang mengganggu ketertiban masyarakat umum. (HPS/KYD/Agus P)