Banyuwangi, Grafikanews.com - Nama Kh Muhamad Ali Makki Zaini atau yang akrab disapa Gus Makki, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Banyuwangi. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah di Dusun Rayut, Desa Parijatah Kulon, Srono, Banyuwangi itu, merupakan salah satu kandidat calon Bupati Banyuwangi yang direkomendasikan Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ).
Gus Makki pernah menjabat sebagai ketua tanfidziyah PCNU kabupaten Banyuwangi tahun khidmat 2018 - 2023. Banyak program program yang berhasil dilaksanakan oleh pengurus NU dibawah kepemimpinan santri pondok pesantren Al Falah Ploso Kediri Jawa Timur itu. Diantaranya, program sertifikat bagi mushola dan masjid se kabupaten Banyuwangi yang dalam waktu setahun bisa menyelesaikan 1926 sertifikat wakaf mushola dan masjid.
Tak Hanya itu, Gus Makki mampu menggerakkan seluruh pengurus NU dari tingkat cabang hingga ranting melalui program NU Sobo Deso. Dengan bersilaturahmi langsung, jajaran pengurus NU dibawah kepemimpinan Gus Makki mampu membangkitkan semangat ke NU an masyarakat dan pengurus.
Dengan Nawaitunya "laden-laden"( Melayani : Red ), Bakal calon Bupati yang berslogan " Melayani yang belum terlayani dan menjangkau yang belum terjangkau" itu berharap kehadirannya di dalam perhelatan pilkada Banyuwangi memberi manfaat bagi masyarakat Banyuwangi.
Dirinya bersama sejumlah relawan pun mulai meneruskan rajutan silaturahmi dengan masyarakat luas dari berbagai kalangan seperti ulama, petani, nelayan, tokoh masyarakat. Jalinan silaturahmi itu tidak hanya menjelang pilkada, namun sejak dirinya menjabat ketua PCNU aktif turun ke masyarakat.
Dalam setiap kesempatan silaturahminya, Gus Makki selalu berpesan agar masyarakat tidak menjadikan momentum pilkada sebagai ajang hujatan, cacian dan fitnahan kepada siapapun. Pria yang pernah dinobatkan sebagai Tokoh dinobatkan sebagai tokoh inspiratif ormas dan keberagaman oleh Radar Banyuwangi itu mengajak segenap lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum pilkada ajang pemilihan pemimpin yang riang gembira.
" Gunakan hati nurani dalam memilih pemimpin, jangan mengumbar fitnah dan hasut dalam pilkada, kasihan masyarakat dan kepada masyarakat kami berharap agar menggunakan hak politiknya jangan sampai golput, setiap pemimpin tidak ada yang sempurna pasti ada kekurangan dan kelebihan, yang kurang mari kita benahi dan yang sudah baik mari kita tingkatkan, semangatnya adalah demi kebahagiaan masyarakat bukan pribadi, keluarga atau golongan semata,"harap sosok yang dikenal dekat dengan berbagai lapisan masyarakat itu.




Lestarikan Budaya Lokal, Wabup Kusmalaha...
Perkuat Perencanaan Penanggulangan Benca...
Temui Gubernur NTB, Kakanwil Kemenkum Ri...