MADIUN, Grafikanews.com - Untuk melestarikan budaya lokal agar anak cucu tahu serta memahahi dan budaya tersebut tidak terkikis dengan perkembangan jaman dan teknologi, tiap dusun di Desa Bagi, Kecamatan dan Kabupaten Madiun setiap tahunnya laksanakan bersih dusun atau sedekah bumi.
Seperti yang di lakukan di Dusun Gedangan ini. Kemarin (20/8) juga telah melaksanakan bersih dusun, dimana dalam sehari semalam terus digulirkan serangkaian acara yang bersifat lokal.
Dari pagi sudah diadakan kirim doa atau masyarakat desa menyebutnya selamatan atau kenduri dimana dalam acara tersebut adalah berisi doa syukur karena dusun mereka masih diberikan rizki yang melimpah.
Usai selamatan dilanjutkan dengan pagelaran seni reog yang merupakan budaya hiburan bagi semua kalangan dan usia.
Dan tak lupa sebagai penutup rangkaian acara, pada malam harinya digelar hiburan lokal yang berupa tarian jaranan.
Saat ditemui di kantor, Kepala Desa Bagi, Mulyanto menegaskan bahwa kegiatan dusun ini merupakan acara rutin yang diadakan setiap tahun. Dimana didalamnya dikandung maksud agar anak dan cucu nantinya tidak kalah dengan teknologi yang ada. Rabu (2/9/2026)
"Bersih dusun ini setiap dusun selalu mengadakan di tiap tahunnya. Tapi mereka tidak bersamaan pelaksanaannya," ungkapnya.
Mulyanto sangat mengapresiasi kegiatan warga yang selalu melestarikan budaya ini. Apalagi motto yang digaungkan oleh Dusun Gedangan ini sangat menginspirasi.
"Kami sangat bangga dengan motto yang disampaikan oleh dusun gedangan ini yaitu Dengan semangat gotong royong kita wujudkan kerukunan warga serta persatuan dan kesatuan bangsa," tandasnya. (Pha)




Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Te...
PLN Pastikan Keandalan Listrik MotoGP Ma...
MotoGP Mandalika 2026, SDM Lokal Menduni...