Ketua DPRD NTB: Kedepankan Program Kerja yang Terukur dan Terarah Perangi Pandemi

GrafikaNews.com – Sepanjang tahun 2020, DPRD Provinsi NTB terus memberikan kontribusi terbaik di masa pandemi Covid-19. Salah satunya dalam membantu meringankan beban masyarakat dengan meluncurkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) berbasis dapil sebanyak 2 tahap.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda dalam Rapat Sidang Paripurna DPRD NTB dengan tema Perayaan ulang tahun NTB yang ke – 62, Rabu (16/12).

“Tahap pertama telah membantu 65.000 paket sembako dan tahap kedua sebanyak 68.965 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak sosial-ekonomi dari wabah Covid-19.

Disamping itu anggota Dewan juga turut memberikan edukasi bagi masyarakat terkait protokol kesehatan Covid-19 melalui program sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi NTB,” jelasnya.

Lanjutnya, Ketua DPRD Provinsi NTB menyampaikan bahwa wabah virus corona telah banyak memakan korban jiwa, sehingga upaya untuk melakukan edukasi kepada masyarakat harus terus digencarkan.

 “Mengkonsolidasikan berbagai kekuatan dengan melibatkan berbagai stakeholder dengan mengedepankan program kerja yang terukur dan terarah agar pelaksanaan penanganan wabah virus corona ini dapat berjalan efektif dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ketua DPRD NTB: Kedepankan Program Kerja yang Terukur dan Terarah Perangi Pandemi

Ia juga mengajak Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-NTB dan seluruh komponen anak bangsa untuk meningkatkan koordinasi dalam membangun daerah agar sinergitas dalam pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah turut menghadiri Rapat Paripurna dalam Rangka Peringatan HUT NTB ke-62. 

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan  Provinsi NTB dipaksa untuk memenangkan dua pertempuran besar dalam perang melawan Pandemi Covid-19 ini. Pertempuran pertama, adalah di sisi penanganan kesehatan dengan segala keterbatasan dan sumber daya. 

Kedua, di wilayah pemulihan ekonomi, sebab Covid-19 tidak hanya menggerogoti kesehatan masyarakat, tetapi juga membuat ekonomi lesu dan kehilangan daya dorongnya.

Gubernur menyebutkan beberapa solusi konkret dalam upaya memberikan stimulus ekonomi melalui sejumlah program turunan seperti: 

- Industrialisasi
- STIPark
- Sepeda listrik
- Belanja dan beli produk lokal
- Jaring Pengaman Sosial (JPS Gemilang).

Dalam rapat paripurna tersebut, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, M,Si hadir mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang berhalangan hadir.

Akmal Malik menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya meningkatkan perekonomian dalam negeri.

“Dalam upaya  meningkatkan kembali perekonomian masyarakat, yang dibutuhkan kerjasama saling bangun membangun dalam mewujudkan perekonomian yang lebih baik,“ imbau Akmal Malik.

Untuk diketahui, Rapat Paripurna ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD Provinsi NTB, Mantan pimpinan DPRD NTB, dan sejumlah stakeholder terkait lainnya. (ads/nzr)