Kapolri Bersama Gubernur Jateng Cek Langsung Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Di Gerbang Tol Kalikangkung

SEMARANG, Grafikanews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta pemangku kepentingan lainnya meninjau langsung Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 untuk memastikan kesiapan Pos Pelayanan mudik Lebaran 2022.

Gerbang Tol Kalikangkung merupakan titik yang menjadi perhatian, karena diprediksi terjadi kemacetan atau antrian panjang saat terjadi arus mudik memasuki Jawa Tengah. Sebanyak 21 gardu akan dibuka di Gerbang Tol Kalikangkung pada saat pemberlakuan One Way dan ganjil genap.

Kapolri menyapa langsung beberapa pemudik yang melintas di pintu Tol Kalikangkung. Kapolri bertanya dan berdialog dengan pemudik, untuk memastikan perjalanan mudiknya dalam kondisi aman dan lancar.

Kapolri Bersama Gubernur Jateng Cek Langsung Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Di Gerbang Tol Kalikangkung

“Dari Jakarta ya, hati-hati diperjalanan ya. Semoga terus lancar dan nyaman perjalanan mudiknya,” ucap Sigit kepada salah satu pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Jateng, Rabu (27/4/2022).

Selain melakukan upaya mencegah terjadinya kemacetan arus mudik Lebaran tahun ini, Kapolri, kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya juga berfokus faktor penentu bagi para pemudik.

Kapolri mengimbau seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik untuk tidak jika sudah merasa lelah. Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, pemudik bisa memanfaatkan Pos-Pos Pelayanan yang disediakan untuk bersantai sebelum melanjutkan perjalanannya.

“Telah disediakan Rest Area dan Pos-Pos Terpadu yang bisa digunakan para pemudik, saat lelah mengemudi sudah melebihi jam atau ketahanannya. Kita imbau bisa istirahat di Rest Area yang tentunya sudah ada Pos Pelayanan Terpadu, dan bisa digunakan untuk melepaskan lelah," terang Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, Pos-Pos Pelayanan itu, juga bisa dimanfaatkan oleh para pemudik untuk Ishoma, seperti beristirahat, berbuka puasa, sahur atau sholat. Pos-Pos Pelayanan juga menyiapkan takjil ataupun santapan sahur bagi para pemudik.

“Hal ini juga untuk membantu para pemudik dalam kondisi prima saat melakukan perjalanan mudiknya. Ini kami mohon untuk diinformasikan,” ucap Sigit.

Terkait dengan upaya dan strategi kemacetan saat puncak arus mudik, Kapolri menuturkan bahwa mengantisipasi di wilayah Jawa Tengah, telah menyiapkan empat Jalur Alternatif selain melalui Jalan Tol, yakni jalur alternatif pantai utara (Pantura), jalur pantai selatan, jalur arteri, serta jalur di wilayah selatan.

“Jadi itu jalur alternatif-alternatif yang disiapkan bagi masyarakat yang tentunya perlu kita infokan kepada masyarakat. Sehingga kemudian dapat memilih berbagai jalur alternatif di luar Jalan Tol yang telah dipersiapkan,” tutur Sigit.

Kapolri juga telah menerima laporan melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) dari personel kepolisian dalam kebijakan rekayasa lalu lintas One Way serentak yang akan dimulai pada 28 April 2022 mulai pukul 17.00 hingga 24.00 WIB.

“Hari ini tadi kita lihat untuk Jawa Tengah peningkatannya masih belum terlalu besar. Laporan dari tadi malam sekitar enam sampai tujuh persen. Namun berdasarkan informasi yang kita lihat, karena kita juga memiliki beberapa kesiapan termasuk pemantau yang bisa kita lihat di Command Center secara Real Time. Saat ini arus sudah terlihat mulai padat di wilayah Losari, sehingga tentunya berbagai kesiapan harus kita laksanakan,” papar Sigit.

Kapolri meminta kepada seluruh personelnya untuk menyampaikan informasi terkait kondisi terkini dari pelaksanaan pengamanan arus mudik kepada masyarakat melalui saluran media. Dengan informasi secara cepat dan tepat, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.

“Tadi juga kita minta, media informasi terkait arus mudik betul-betul disiapkan. Sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik bisa mendapatkan informasi dari Kepolisian langsung maupun melalui kerja sama dengan media radio atau televisi terdekat. Sehingga informasi terkini terkait kondisi arus mudik ini bisa sampai ke masyarakat kemudian masyarakat bisa menyesuaikan aktivitasnya berdasarkan informasi yang diberikan secara Real Time," jelas Kapolri.

“Hal-hal itu kita harapkan bisa membantu untuk mengurangi kepadatan meskipun kita berharap bisa mengurangi risiko kecelakaan yang tentunya akan menjadi hal-hal yang berdampak pada situasi yang ada di jalur mudik,” Kapolri. (BidHumas/KYD)

BACA JUGA:

Gelar Tasyakuran HBP Ke 58, Kakanwil Kemenkumham Jateng Dongkrak Semangat Insan Pemasyarakatan 

Berhasil melakukan Pembinaan Kepada WBP, Kanwil Kemenkumham Jateng Raih Penghargaan 

Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 58, Wujudkan Narapdana Berketrampilan dan Produktif