Jelang Idul Adha, Pasokan Sembako dan LPG di Pasar Mataram Dipastikan Aman Terkendali

Mataram, Grafikanews.com - Ketersediaan dan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Mataram dipastikan aman terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei mendatang.

Fakta tersebut terungkap usai dilakukannya pemantauan pasar secara langsung, khususnya di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika, pada Kamis (21/5).

Kondisi sejumlah komoditas utama masyarakat seperti beras, gula, hingga tepung terigu dilaporkan dalam keadaan yang sangat mencukupi.

Jelang Idul Adha, Pasokan Sembako dan LPG di Pasar Mataram Dipastikan Aman Terkendali

Meski terdapat sedikit fluktuasi pada harga beras Bulog, hal tersebut dipastikan bukan akibat kelangkaan pasokan di gudang, melainkan karena adanya penyesuaian harga pada bahan kemasan.

"Ketersediaan beras, gula, dan tepung di semua gudang Bulog sangat cukup. Kenaikan harga sedikit pada beras lebih dipicu oleh faktor kemasan atau harga plastik yang naik, bukan karena bahan pokoknya yang kurang," ujar Asisten II Setda NTB, H. Lalu Moh. Faozal.

Di sisi lain, tren kenaikan harga terpantau pada komoditas ayam potong dan bawang merah. Harga daging ayam tercatat naik sekitar Rp5.000 per kilogram.

Jelang Idul Adha, Pasokan Sembako dan LPG di Pasar Mataram Dipastikan Aman Terkendali

Lonjakan ini dinilai wajar karena tingginya tingkat konsumsi dan pergeseran selera masyarakat terhadap daging ayam menjelang hari raya.

Sementara itu, komoditas bawang merah merangkak naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya biaya transportasi dari daerah penghasil seperti Bima.

Meski begitu, harga diprediksi akan kembali melandai seiring masuknya musim panen raya di Bima dalam beberapa pekan ke depan.

Adapun untuk harga daging sapi di pasaran terpantau masih sangat stabil di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram, bergantung pada kualitas dagingnya.

Terkait ketersediaan energi, stok gas LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan, khususnya di wilayah Pasar Kebon Roek, juga dipastikan dalam kondisi aman.

Masyarakat secara khusus diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru dapat merusak kestabilan pasar menjelang perayaan Idul Adha.

"Pemerintah hadir di tengah masyarakat hari ini untuk memastikan kontrol dan mengecek kestabilan pasokan. Kita berharap harga-harga ini bisa terus terjaga dengan baik hingga hari raya nanti," pungkas Faozal. [Red]