Ngawi,Grafikanews.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program pembinaan dan pemenuhan hak-hak bagi para warga binaan secara optimal dimana sebanyak 217 warga binaan resmi menerima penyerahan Remisi Umum Kemerdekaan.
Dari total 304 orang penghuni Lapas Kelas IIB Ngawi yang terdiri atas 36 tahanan dan 268 narapidana. Mayoritas penerima remisi mendapatkan pengurangan masa pidana sebagian, sementara beberapa di antaranya langsung menghirup udara bebas.
Kasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIB Ngawi, Suwarno, berharap pemberian remisi ini dapat menjadi dorongan positif bagi seluruh warga binaan untuk terus membenahi diri selama menjalani masa hukuman.
"Semoga apresiasi dan remisi ini menjadi motivasi kuat bagi saudara-saudara kita di lapas untuk terus konsisten mengikuti program pembinaan, memperbaiki diri, dan kelak bisa kembali berkontribusi positif bagi masyarakat saat kembali ke tengah keluarga," ujar Suwarno.
Dari total 217 warga binaan yang berhak menerima remisi kemerdekaan di Lapas Kelas IIB Ngawi tahun 2026 ini, sebanyak 208 orang diantaranya mendapatkan Remisi Umum I (RU I) berupa pengurangan masa pidana sebagian, sehingga mereka masih harus melanjutkan sisa masa hukuman yang berlaku di dalam lembaga pemasyarakatan.
Sementara itu, untuk penerima Remisi Umum II (RU II), sebanyak 4 orang dinyatakan langsung bebas. Pengurangan masa pidana yang diterima pada kategori ini tepat menghabiskan sisa masa hukuman mereka, sehingga dapat langsung kembali ke tengah masyarakat dan keluarga.
Sedangkan sebanyak 5 warga binaan menerima Remisi Umum II kategori subsider. Kategori ini diberikan kepada narapidana yang masa pidana pokoknya telah selesai berkat pengurangan remisi, namun mereka masih harus menjalani masa kurangan pengganti denda (subsider) sebelum resmi dinyatakan bebas sepenuhnya.
Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas kelakuan baik serta kesungguhan para narapidana dalam mengikuti berbagai agenda pembinaan mental dan keterampilan di dalam lapas. (Sal)




Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Te...
PLN Pastikan Keandalan Listrik MotoGP Ma...
MotoGP Mandalika 2026, SDM Lokal Menduni...