Desa Pesanggrahan Lombok Timur Peringkat 7 Nasional Sebagai Desa Pangan Aman

GrafikaNews.com - Guna meningkatkan awareness atau kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan, Badan POM menginisiasi 3 prioritas nasional salah satunya adalah Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) atau Program Desa Pangan Aman (Desa PAMAN) terpadu. 

Balai Besar POM di Mataram maupun Badan POM sejak tahun 2014 – 2019 telah mengintervensi sebanyak 177 desa di Provinsi NTB, antara lain: 

- Kota Mataram

- Lombok Tengah

- Lombok Barat

- Lombok Utara

- Lombok Timur

- Sumbawa Barat

- Sumbawa

- Dompu 

Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram juga telah membentuk Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) sebanyak 529 orang dan 1250 orang komunitas.

Untuk tahun 2020 ini, BBPOM di Mataram mengintervensi 5 desa/lurah yaitu 3 desa di Kabupaten Lombok Tengah, salah satunya adalah lokus stunting dan 2 Kelurahan di Kota Mataram.

Prestasi membanggakan berhasil diraih Kepala Desa Pesanggrahan atas prestasinya meraih 7 besar pada Lomba Desa Pangan Aman tahun 2019.

Untuk mengawal keberlanjutan program  dan sekaligus sharing pengalaman, Balai Besar POM di Mataram menyelenggarakan pertemuan secara daring dengan kepala desa maupun kader keamanan pangan desa pada Senin, (26/10/2020).

Kegiatan Dibuka oleh Sekda Lotim, H. M. Juaini Taufiq.

Dalam sambutannya Sekda Lotim mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BPOM dan mendukung penuh program GKPD.

Sekda Lotim akan mengkader desa-desa yang belum diintervensi agar bisa menganggarkan untuk kebutuhan replikasi program GKPD tersebut.

"Harapannya, desa mampu turut berperan aktif mensukseskan serta melanjutkan kegiatan ini dalam program desa di tahun mendatang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM di Mataram, Drs. Zulkifli, Apt menyampaikan materi terkait program GKPD dan Desa Pangan Aman. Disusul materi lain tentang Keamanan Pangan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM di mataram Drs. I Nyoman Sumasada, Apt.MH. 

Dalam pemaparannya, Kepala Balai Besar POM di Mataram menyampaikan kepada desa agar menindaklanjuti program Gerakan Keamanan Pangan Desa di tahun-tahun berikutnya, dengan terus melatih Kader Keamanan Pangan Desa lainnya dan juga melakukan sosialisasi terkait Keamanan Pangan. 

Selain itu desa diharapkan agar dapat menyusun anggaran program Keamanan Pangan secara mandiri melalui RAPBDes yang telah disusun saat Musrenbang. Sehingga program Gerakan Keamanan Pangan Desa dapat terus ada, dan bisa melindungi masyarakat dari pangan yang mengandung Bahan Berbahaya.

Kegiatan yang bertempat di Aula Balai Besar POM di Mataram ini diikuti oleh 32 orang dari perangkat desa/kelurahan, kepala desa/lurah, beserta OPD terkait dan Kader Keamanan Pangan Desa. (*)

Leave a Reply