Lombok Barat, Grafikanews.com - Merespon sejumlah aksi demonstrasi yang terjadi di Pusat bahkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) didampingi Wakil Bupati Lobar Hj. Ummi Nurul Adha (UNA) bersama Forkopimda mengajak para Ulama, Tokoh Agama (Toma) dan tokoh masyarakat (Tomas) untuk menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat yang kondusif di wilayah Lombok Barat berlangsung di Aula Kantor Bupati Lobar, Minggu (31/8).
Bupati Lobar LAZ mengatakan, pertemuan ini adalah tindaklanjut apa yang disampaikan oleh Bapak Gubernur NTB sejak kejadian yang terjadi di Provinsi kemarin dan tadi malam banyak berdiskusi dengan pak Dandim.
"Tadi pagi melakukan zoom dengan semua Bupati/Wali Kota se-NTB yang dipimpin oleh Bapak Gubernur yang intinya adalah meminta seluruh Pemerintah Daerah untuk menyikapi isu-isu yang berkembang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan dalam satu minggu kedepan," katanya.

Bupati LAZ menyebutkan, langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat adalah telah berkoordinasi dengan Forkopimda mendiskusikan terkait dengan Aksi penyampaian aspirasi yang secara nasional berlangsung hampir diseluruh Indonesia.
"Pada intinya adalah kita menciptakan ruang dialog seluas-luasnya dan jangan sampai melakukan pengerusakan infrastruktur pemerintah sesuai arahan yang disampaikan oleh Bapak Gubernur," terangnya.
Ada beberapa hal yang ditekankan oleh Gubernur, sebut Bupati LAZ, adalah untuk melakukan pengawasan di setiap dusun masing-masing adanya pihak luar memprovokasi.
Seusai pertemuan Bupati LAZ, bersama Forkopimda, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda menyatakan sikap bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah Kabupaten Lombok Barat. [Red]




Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Te...
PLN Pastikan Keandalan Listrik MotoGP Ma...
MotoGP Mandalika 2026, SDM Lokal Menduni...