Preseden Buruk Penegakan Hukum, HMI Cabang Lombok Tengah Desak APH Bebaskan 4 IRT dan 2 Balitanya

Lalu Habibi, Ketua Umum HMI Cabang Lombok Tengah

GrafikaNews.com - Penahanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Praya terhadap empat Ibu Rumah Tangga (IRT) bersama dengan dua anaknya yang terpaksa harus ikut menginap karena masih balita, dianggap menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia khususnya di Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

HMI Cabang Lombok Tengah menilai, penahanan terhadap empat IRT dan dua orang balita yang terpaksa harus ikut menginap di rumah tahanan tersebut merupakan wujud nyata hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah sekaligus memperlihatkan telah hilangnya nilai-nilai kemanusiaan.

Ketua Umum HMI Cabang Lombok Tengah,  Lalu Habibi menegaskan, penahanan terhadap ibu ibu dan dua balitanya ini adalah bentuk diskriminasi terhadap kelompok masyarakat kelas bawah, padahal persoalannya masih pada standarisasi tipiring (tindak pidana ringan) yang hendaknya bisa diselesaikan dengan dilakukannya mediasi semaksimal mungkin agar hal-hal sperti ini tidak meroket sampai di meja kejaksaan.

"Persoalannya masih pada standarisasi tipiring (tindak pidana ringan) hendaknya dilakukan mediasi. Kasus ini juga bertolak belakang dengan motto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan presisinya yaitu prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan" jelasnya.

Selain itu, Lalu Habibi juga mengatakan, atas nama HMI Cabang Lombok Tengah, saya meminta dengan tegas kepada APH dalam hal ini Kejati NTB khususnya Kejari Loteng, Kapolda hingga jajaran ke bawahnya untuk membebaskan mereka dari tahanan dan mengembalikan serta mendudukkan persoalan ini untuk dimediasi kembali.

"Akan kita kawal. Saat ini kita sedang membangun koordinasi dengan OKP, LSM dan pemerhati-pemerhati hukum yang lain untuk mengkaji terus kasus ini. Jika alasan penahanan hanya karena tidak adanya yang bersedia sebagai penjamin, maka kami 6 orang pengurus HMI Cabang Lombok Tengah bersedia menjadi jaminan" tegasnya

Selanjutnya, dalam waktu dekat Lalu Habibi bersama pengurus HMI Cabang Lombok Tengah yang lain akan mendatangi kejaksaan negeri praya untuk mendapat kejelasan terhadap kasus ini. (Eff)

Leave a Reply