Pelayanan Kepada Masyarakat Buruk, Endri’s Foundation Tuntut Dirut RSUD Praya Dipecat

GrafikaNews.com - Lombok Tengah - Statement Dirut RSUD Praya, Dr. Muzakir Langkir yang akan melaporkan salah seorang relawan kemanusiaan Endri’s Foundation (EF) ke polisi berbuntut panjang.

Pasalnya, puluhan relawan kemanusiaan yang tergabung dalam EF datang menggelar aksi demo di Kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Senin, (29/12/2020)

Tarpi'in Adam, Koordinator Umum Aksi menyampaikan bahwa demo tersebut dilakukan guna mendesak Bupati Kabupaten Lombok Tengah memecat Dr. Muzakir Langkir dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Praya yang dinilai tidak becus bekerja.

Ia menilai, dengan adanya relawan kemanusiaan (anggota EF - Red) yang akan dilaporkan oleh Dirut RSUD Praya ke Polisi adalah salah satu bentuk kriminalisasi dan bukti tidak becusnya Dr. Muzakir Langkir.

"jangan kriminalisasi relawan kemanusiaan apalagi mengancam akan melaporkannya ke Polisi. Copot Dr. Muzakir Langkir dari jabatannya sebagai Dirut RSUD Praya" tandasnya.

Senada dengan itu, Endri Susanto, Presiden EF saat dimintai keterangannya oleh grafikanews.com menjelaskan, selain meminta Bupati Kabupaten Lombok Tengah memecat Dr. Muzakir Langkir, aksi demo ini juga untuk menyuarakan perbaikan terhadap manajemen RSUD Praya yang dinilai sangat buruk dalam pelayanannya kepada masyarakat.

"Kami meminta Bupati Kabupaten Lombok Tengah untuk melakukan evaluasi manajemen/pelayanan RSUD Praya karena sejauh ini kami menilai pelayanannya sangat buruk kepada masyarakat. Selain itu kami juga meminta untuk menyediakan pelayanan satu pintu untuk kasus-kasus emergency," jelasnya.

Sementara itu, pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah H. L. Idham Khalid, yang menemui masa aksi menyampaikan akan menindaklanjuti dan menyampaikan tuntutan masa aksi kepada Bupati Kabupaten Lombok Tengah.

"insyaallah, tuntutannya akan saya sampaikan kepada Bapak Bupati. Selain itu, masukan teman-teman relawan terkait rumah singgah bagi masyarakat Lombok Tengah akan kami masukkan dalam perencanaan" jelasnya.

Menutup Aksi, Koordinator Umum menyampaikan bahwa demo ini merupakan respons masyarakat kepada kerja-kerja pemerintah termasuk dalam hal pelayanan kesehatan. Sebelum akhirnya membubarkan diri, puluhan Relawan Kemanusiaan Endri’s Foundation ini kemudian membuka Lobby Masuk Kantor Bupati Lombok Tengah yang sempat disegel. (Eff)

Tags:

Leave a Reply