Mengaku Bersalah, Khotib Sholat Jumat Dibebaskan Polisi.

Khotib sholat Jumat, Abdul Kahar bersama Kepala Dusun Hardian Johari.

Grafika News - Lombok Tengah - Khotib sholat Jumat yang di tangkap sebab didugaan dalam khotbahnya mengajak masyarakat untuk melawan himbauan pemerintah terkait Covid-19 beberapa waktu yang lalu, akhirnya di bebaskan oleh Pihak Kepolisian Kabupaten Lombok Tengah. 

Ditemui grafikanews.com di kediamannya Desa Bakan, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Khotib Jumat, Abdul Kahar menyampaikan, rasa syukur atas pembebasan dirinya. Ia juga menyampaikan tidak ada niatan sedikitpun untuk melecehkan atau menghina siapapun. Ia juga mengaku bersalah dan meminta maaf atas kehilafannya. 

"Saya meminta maaf kepada pemerintah, juga pada seluruh umat muslim. Tidak ada niatan sedikitpun untuk menghina atau melecehkan siapapun. Sekali lagi, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya" ungkapnya. 

Hardian Johari, Kepala Dusun setempat menyampaikan, kejadian yang menghebohkan warganya ini, semoga bisa menjadi pelajaran bersama. Ia juga menyampaikan, bahwa masyarakat Desa Bakan sudah memaafkan, kondusif dan beraktifitas seperti biasanya. 

"Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk yang lain supaya lebih berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu. Alhamdulillah, Masyarakat sudah memaafkan dan kembali beraktifitas seperti biasa" terangnya.

Ia menambahkan, Abdul Kahar telah dibebaskan sejak hari Senin (06/04/2020) oleh pihak Kepolisian Kabupaten Lombok Tengah. Abdul Kahar, juga sudah membuat surat pernyataan tertulis atas kesalahannya. Serta sudah membuat Video Klarifikasi dan Permohonan maaf kepada pemerintah dan semua umat muslim. (Eff)

Leave a Reply