Komisi III DPRD Tanbu Gelar Rapat bersama Dishub dan ASDP, Ini yang Dibahas

Sekretaris komisi lll, Dading Kalbuadi,SH,M (foto: Istimewa)
BATULICIN, Grafikanews - Rapat kerja bersama Dinas Perhubungan dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) di gelar Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu Kalimantan Selatan pada Senin (26/4/2021) diruang rapat komisi.
 
Rapat tersebut terkait tentang persiapan transportasi kapal fery arus mudik dan arus balik di bulan ramadhan tahun 2021. Acara di pimpin sekretaris komisi lll, Dading Kalbuadi,SH,M yang didampingi Asri Noviandani,SP yang dihadiri General Manager PT.ASDP cabang Batulicin Masagus Hamdani yang juga diikuti Manager Usaha Akhmad Sunedi dan Kepala Dinas Perhubungan Wisnu Wardhana.
 
Kepala Dinas Wisnu Wardhana mengatakan, pihaknya berpedoman pada peraturan menteri perhubungan nomor 13 tahun 2021 yang diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan tentang Pengendalian Transportasi selama masa idul fitri 1442 H tahun 2021 dalam rangka pencegahan virus Covid-19.
 
Lebih lanjut Wisnu menyampaikan, Kapolda juga memberikan intruksi terkait tentang titik-titik penyekatan perbatasan yang ada di provinsi kalimantan selatan dan untuk perbatasan antara kalimantan selatan dengan kalimantan timur titik lokasi tersebut terletak di daerah Sengayam.
 
Menurut Wisnu, dengan adanya hal tersebut, maka untuk Kabupaten Tanah Bumbu,Tanah Laut, Banjarmasin, Martapura, Banjarbaru dan Kotabaru masuk dalam kategori aglomerasi yang berarti masih diperbolehkan untuk melakukan mudik .
 
"Jadi dari tanggal 6 - 17 Mei 2021, baik perjalanan udara maupun laut tidak diperbolehkan untuk beroperasi antar provinsi, artinya untuk jadwal penerbangan dan keberangakatan pada tanggal tersebut akan ditiadakan jadi selama 12 hari stop pelayanan transportasi orang kecuali transportasi logistik," terang Wisnu.
 
Namun jelas Wisnu, untuk penyeberangan Kotabaru dan Batulicin masih tetap beroperasi seperti biasa dengan syarat tetap memacu pada protokol kesehatan dan petugas posko akan melakukan pemantauan protokol kesehatan terhadap para penumpang kapal Fery tersebut.
 
"Jadi adapun petugas posko gabungan yang akan melakukan pemantauan tersebut diantaranya BPBD, Polres, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dengan tetap dilakukan koordinasi yang sesuai dengan Satgas Covid-19, bahwa akan tetap diberlakukan tes antigen secara random dan ini merupakan bentuk kesepakatan antara satuan posko dan satgas covid-19.
 
Sementara General Menejer Cabang PT. ASDP Batulicin, Masagus Hamdani menambahkan apa yang telah dipaparkan oleh Kadis Perhubungan tersebut menyebutkan bahwa pada prinsipnya ASDP bersedia menyiapkan armada tambahan untuk melayani penyeberangan Batulicin dan Tanjung Serdang sebanyak 7 buah kapal dengan catatan 6 buah yang beroperasi dan 1 buah kapal yang standby.
 
“Pelayanan tetap kita lakukan tetapi harus mengutamakan prokes dan membatasi sekitar 50 persen kapasitas kapal untuk penumpang” ujar Masagus Hamdani
 
Dari rapat tersebut Sekretaris komisi lll, Dading Kalbuadi,SH,M menyimpulkan dengan beberapa point diantaranya adalah dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 untuk kapal pengangkut orang tidak ada yang beroperasi kecuali kapal logistik Awu-Awu dari Sulawesi dan dengan adanya penambahan armada kapal sebanyak 6 buah yang beroperasi dan 1 buah yang standby maka untuk perjalanan mudik lokal Kotabaru dan Tanah Bumbu tetap berjalan seperti biasa, namun untuk progresnya akan dilakukan rapid tes antigen secara random.
 
“Jadi pada intinya mudik tetap bisa dilakukan namun harus sesuai dengan wilayah aglomerasi yaitu, Banjarbaru, Banjarmasin, Tanah Laut, Kotabaru dan Tanah Bumbu. Selain diluar wilayah tersebut maka tidak bisa apalagi yang memang dari luar provinsi,"tutup Dading.[Red]
 

Tags:

Leave a Reply