Hj Khaeratun: Turunkan Stunting Dengan Gemar Makan Ikan

GrafikaNews.com - Giri Menang, 19 Nopember 2020 – Hal itu disampaikan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang juga ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Lobar, Hj. Khaeratun Fauzan Khalid pada acara rapat teknis Forikan Lobar tahun 2020 bertempat di Lesehan Pojok Jaya, Gerung, Kamis, (19/11). 

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis sejak bayi. Kondisi ini, kata Hj. Khaeratun, tidak hanya disebabkan oleh satu hal seperti adanya pernikahan dini, tapi juga hal lain termasuk kurangnya asupan protein ikan. 

“Kita bisa menurunkan angka stunting di Lombok Barat yang memang dari tahun ke tahun terus menurun dengan menggemarkan masyarakat kita makan ikan,” ujar Khaeratun. Dikatakan Hj. Khaeratun, konsumsi ikan di Lobar saat ini baru mencapai 38,5 persen padahal secara potensi Lobar memiliki lima kecamatan pesisir. 

"Gemar makan ikan ini adalah salah satu untuk meningkatkan kualitas dari generasi masa depan kita tentunya kecerdasan anak-anak kita," sambungnya.

Kelima kecamatan yang berada di pesisir yang disebutkan Hj. Khaeratun yaitu Sekotong, Lembar, Gerung, Labuapi, dan Batu Layar. 

“Dari wilayah yang ada di pesisir tersebut, hasil ikan kita sangat luar biasa sehingga tentunya kita selaku Forikan harus menjadi garda terdepan untuk menunjang program pemerintah di bidang kelautan,” ujarnya.

Menurut istri tercinta dari Bupati Lobar H. Fauzan Khalid ini salah satu cara agar masyarakat gemar makan ikan adalah dengan membuat olah-olahan masak ikan yang menarik untuk dinikmati. Hal ini, lanjutnya, perlu dilakukan sosialisasi oleh Ketua Forikan masing-masing kecamatan yaitu para istri camat yang ada di Lobar.

“Bersama-sama Forikan kecamatan untuk mengarahkan, menjenjang ke bawah sehingga nantinya kita harapkan bisa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk gemar makan ikan lewat kegiatan Posyandu di setiap desa,” pungkasnya.

Sementara itu, senada dengan Hj. Khaeratun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Lobar Ir. Lalu Sukawadi, M.Si menyebutkan tujuan dari rapat teknis Forikan adalah sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting di Lobar. 

“Kita ingin menciptakan generasi Lombok Barat yang sehat, kuat, dan cerdas,” ujar Sukawadi.

Dikatakan Sukawadi, Dislutkan Lobar selalu berusaha untuk mendukung masyarakat untuk gemar memakan ikan. Dia menyarankan kepada Ketua Forikan setiap kecamatan untuk menyelenggarakan kegiatan gemar makan ikan dan pihaknya siap menyediakan ikan.

“Dinas Kelautan dan Perikanan akan mendukung dengan menyediakan ikan baik dalam bentuk benih maupun ikan yang siap dimasak, silakan sampaikan kepada kami kalau Ibu-ibu membutuhkan dukungan,” ujar Sukawadi.

Sebagai informasi, bayi butuh protein 3 kali lebih banyak dari orang dewasa, pertumbuhan optimal butuh asupan protein yang memadai. Kesemuanya bisa didapatkan melalui konsumsi ikan.

Hadir juga pada kesempatan ini Sekretaris Dislutkan, kepala bidang, termasuk contact person acara dari Bidang Kelembagaan dan Investasi Dislutkan Lobar, Firman Taufiq. Juga hadir dari Dinas Komunikasi dan Informatika, dari Dinas Ketahanan Pangan, dari TP-PKK Lobar serta ketua Forikan 10 kecamatan yang ada di Lobar.  (*)

Tags:

Leave a Reply