• Jumat, 14 Juli 2020

Bongkar Sindikat Curanmor, Tim Puma Polresta Mataram Amankan 18 Motor Curian

GrafikaNews.com - MATARAM - Tim Puma Satreskrim Polresta Mataram berhasil membongkar sindikat curanmor dan mengamankan 18 motor yang diduga hasil tindak pidana pencurian di wilayah setempat. Keberhasilan itu bermula dari penangkapan HW (32 tahun) warga Seganteng kecamatan Mataram kota Mataram. HW diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor disalah satu warnet di daerah Gomong pada Selasa 21 Juli sekitar pukul 01.00 wita.

Baca juga:

‘’ Awalnya kita tangkap pelaku curanmor (HW) hari Sabtu 25 Juli kemarin dirumahnya sekitar pukul 12.00 Wita,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Rabu (29/07/2020).
 
Modus operandinya, pelaku mencuri motor korban yang ceroboh menaruh kunci. Kemudian pelaku menggunakan kunci cadangan mencuri motor Honda Beat warna hitam diparkiran warnet. 
‘’ Dia pura-pura bilang tidak tahu kunci hilang dan mencuri motor di parkiran warnet. Sepekan kemudian, pelaku ditangkap tanpa perlawanan,’’ bebernya.

Dihadapan penyidik, HW mengaku menggadaikan motor tersebut kepada seseorang di daerah seganteng sebesar Rp 1 juta Motor.
‘’ Saya pakai untuk beli keperluan sehari-hari,’’ beber HW kepada petugas. 

Berdasarkan pengakuan HW, petugaspun melakukan pengembangan ketempat pegadaian yang dimaksud. Sesampainya dilokasi yang disampaikan pelaku petugas mendapati 17 motor yang diduga hasil curian. 

"Karena tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah 17 motor tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Mataram, totalnya 18 motor yang kami amankan dari sana,’’ tambahnya. 

Tim Puma juga mengamankan seorang perempuan berinisial AW sebagai penerima gadai. Kini statusnya masih menunggu pemeriksaan lanjutan oleh kepolisian.

‘’ Penerima gadainya kita masih periksa,’’ kata Kadek. 

Bongkar Sindikat Curanmor, Tim Puma Polresta Mataram Amankan 18 Motor Curian

Guna memastikan status 18 motor tersebut, tim puma langsung berkoordinasi dengan ditlantas Polda NTB.

‘’ Kita ingin tahu status motor ini punya siapa. Karena ada beberapa motor yang nomor rangka sudah digosok. Nomor mesinnya juga begitu,’’ ungkapnya. 

Kadek menghimbau masyarakat yang merasa motornya hilang dicuri untuk datang ke Mapolresta Mataram. 

‘’Silahkan bawa dokumen kendaraannya yang sah dan tunjukkan kepada penyidik,’’ katanya. 
Akibat perbuatannya, HW terancam dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.(RED)


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook:

Tambahkan Komentar